Connect with us

DKI Jakarta

Andrian Aziz Widodo Raih Gelar Doktor dari UID, Usai Persembahkan Karya Penelitian dan berkontribusi terhadap Dunia Industri

Andrian Aziz Widodo Raih Gelar Doktor dari UID, Usai Persembahkan Karya Penelitian dan berkontribusi terhadap Dunia Industri

Mahasiswa program Doktor Pascasarjana (S3) dengan karya penelitiannya berjudul “ANALISIS RELIGTIUSITAS SUMBER DAYA INSANI INDUSTRI BAJA” telah mampu mengantarkan kesuksesannya meraih gelar akademik tertinggi yaitu Doktor, dengan Disertasi yang diajukan untuk memenuhi salah satu syarat ujian sidang terbuka guna memperoleh gelar Doktor Pendidikan Agama Islam pada Program Doktor Pascasarjana Universitas Islam Jakarta, dan Dr Andrian Aziz Widodo lulus dengan predikat “Sangat Memuaskan” serta menjadi lulusan Program Doktor Universitas Islam Jakarta yang ke 94.

menurutnya, saat ini isu religiusitas Sumber Daya Insani (SDI) semakin memperoleh perhatian dalam kajian manajemen dan organisasi, khususnya dalam konteks industri yang menuntut kinerja tinggi, kepatuhan sistemik, serta keberlanjutan lingkungan. Di dunia industri, tantangan berupa tingginya stress kerja, risiko keselamatan, dan tuntutan mutu serta lingkungan sering kali mempengaruhi kesehatan mental dan etos kerja karyawan. termasuk di industri Baja,

oppo_32

Penelitian ini berangkat dari asumsi bahwa religiusitas SDI tidak hanya bersifat ritualistik, tetapi dapat berfungsi sebagai fondasi etik dan psikologis yang memperkuat implementasi sistem manajemen modern.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis religiusitas SDI dalam konteks penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015, Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015, dan budaya kerja KAIZEN di P.T. The Master Steel Manufactory, serta menjelaskan keterkaitannya dengan etos kerja, pengelolaan stres, dan keberlanjutan industri baja.

oppo_32

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis dan perspektif Sumber Daya Insani. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan telaah dokumen perusahaan. Analisis data dilakukan secara induktif dengan mengaitkan temuan empiris dengan kerangka religiusitas Islam, khususnya dimensi iman, Islam, ihsan, dan takwa, untuk memahami integrasi nilai religius dalam praktik manajerial dan operasional perusahaan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas SDI berfungsi sebagai fondasi nilai yang memperkuat integritas, disiplin, dan tanggung jawab profesional karyawan. Dimensi iman berperan sebagai orientasi amanah dan Integritas sistem, dimensi Islam terefleksi dalam kepatuhan terhadap SOP dan disiplin kerja, dimensi ihsan beririsan langsung dengan prinsip mutu, itgan, dan perbaikan berkelanjutan (KAIZEN), sedangkan dimensi takwa memperkuat kontrol diri dahjun pencegahan penyimpangan mutu serta risiko lingkungan. Integrasi religiusitas dengan ISO 9001:2015 dan ISO 14001:2015 juga berkontribusi pada pengelolaan stres kerja dan penguatan kesehatan mental SDI, sehingga mendukung kinerja yang lebih stabil dan berkelanjutan.

Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa sistem manajemen mutu dan lingkungan tidak semata bersifat teknokratis, tetapi dapat dipahami sebagai institusionalisasi nilai-nilai religius dalam praktik organisasi.

Usai menguji, Prof Dede Rosyada mengapresiasi Dr Andrian Aziz Widodo dengan penelitian Peningkatan budaya religius dalam kerja, dimana peningkatan religiusitas ini perlu diterapkan dan diaktualisasikan dalam budaya kerja, supaya ada peningkatan produktivitas.

Dan peningkatan produktivitas ini hanya bisa dicapai manakala kita bisa mengaktualisasikan nilai-nilai religiusitas di dalam pekerjaan kita yang dilakukan secara profesional. ada nilai-nilai Kenabian, ada sifat Istiqomah, Fathonah, amanah yang datang dalam proses pembelajaran bagi para pekerja sendiri. Tentunya itu harus duduk bareng dengan manajemen yang dijadikan sebagai satu kebijakan perusahaan, yang tentunya bisa membawa nilai produktivitas di perusahaan itu sendiri dan bagi karyawan.

Jadi karyawan bisa mengaktualisasikan nilai-nilai religisitas di tempat kerja sehingga berdampak pada perusahaan itu dan akhirnya juga akan bisa bertambah baik dari sisi produktivitas dari sisi profit, sementara di sisi kinerja dari sisi ada masyarakat dalam konteks misalnya corporate social responsibility. kemudian juga jadikan perusahaan sebagai wadah yang baik bagi karyawan Bagaimana masyarakat untuk bisa menerapkan nilai-nilai religisitas itu sendiri, ungkapnya.

Sementara Rektor Universitas Islam Jakarta Prof Raihan juga mengaku bersyukur hari ini UID meluluskan mahasiswa program Doktor yang ke 94, dan Dr Andrian Aziz Widodo telah mengembangkan sumber daya insani serta berkontribusi terhadap kinerja produktivitas kerja dari para pegawai. bawa orang tingkat agamanya baik itu produktif lebih baik,

Religiusitas agama itu bukan skill tapi menyangkut integritasnya dan juga disiplinnya, bahwa agama itu bisa menjadi nilai serta menjadi aspek-aspek yang aplikatif untuk sebuah manajemen, tegas Prof Raihan. (Red)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in DKI Jakarta